Dunia Lain Trans7

Dunia Lain atau Uji Nyali sebuah acara televisi swasta trans7 yang disiarkan setiap malam jumat atau kamis malam jam 00.00 ini selalu tidak pernah saya lewatkan. Diambil sisi positifnya saja, yaitu dengan menyaksikan acara ini insyaAllah dapat mempertebal keimanan kita kepada Allah SWT, bahwa yang namanya jin atau makhluk astral memang ada, dan tidak perlu ditakuti.

Dengan acara uji nyali akan menambah wawasan atau gambaran bagaimana sih sisi lain dari “dunia lain” itu ?. Bagaimana makhluk astral dapat menyerang manusia baik dalam fenomena berbentuk kontak fisik, visualisasi, maupun audio ?.
Saya pribadi banyak hikmah yang terkandung dalam acara ini, jika kita ambil dari sisi positifnya, salah satunya adalah : Kita menjadi waspada jika berada dalam situasi tertentu, baik itu tempat yang gelap, angker, sepi, keramat dll, bahkan di rumah kita sendiri, yang disana pasti ada jin atau makhluk ghoib tak kasat mata.

Jika ingin agak kedalam untuk kajian tentang agama islam berhubungan dengan hal ghaib jin dan sebangsanya, acara trans7 yang lain yaitu mitos dan dua dunia dengan ustad hakim bawazier pada hari rabu dan jumat di jam yang sama setelah mister tukul, insyaallah akan semakin mempertebal keimanan kita.

Pada episode-epeisode uji nyali minggu kemarin sebenarnya sudah saya record dan tinggal upload, namun sayang saya telat untuk membuat postingan blog ini. Nah pada hari ini kamis, kebetulan nanti malam rudi kawilarang, citra prima, dan ki prana lewu akan tampil lagi di dunia lain, insyaallah nanti malam akan saya record videonya dan di upload di youtube.

 

Update 3 Februari 2012 jam 01.39.

Alhamdulilah selesai juga merekam, mengedit, mengonvert, mengompress video masih dunia lain trans7. Sebelum melihat video ini, mari kita membaca Lafaz-lafaz Isti’adzah, yaitu : A’udzu bil-laahi minasy-syaithoonir-rajiim (Aku berlindung kepada Allah dari godaan syetan yang terkutuk).


Playlist video youtube masih dunia lain episode tanggal 3 februari 2012.

Kesimpulan episode masih dunia lain malam ini :

  • 4 peserta uji nyali gagal semua.
  • Lokasi bekas pembantaian di jaman belanda.
  • Makhluk astral berdasar keterangan ki prana lewu, mbak citra prima dan peserta uji nyali yang terakhir adalah gendruwo, kuntilanak, ular.
  • Selamat menyaksikan :)
    , jadikan tayangan ini untuk mempertebal keimanan, bukan untuk hal hal negatif.

 

Update masih dunia lain hari sabtu 5 februari 2012, siaran ulang, barangkali ada yang belum lihat :)
Seorang bapak yang jujur ikut uji nyali untuk membayar sekolah anaknya.
Ini pendapat saya :
1. Kang Dicky terlalu teori, orbs mulu, ga seperti ki prana atau kang Waribi yang menjelaskan secara detail perwujudan makhluk astral tersebut. Dari tiap episode selalu saja orbs jika ditanya rudi kawilarang tentang fenomena bergeraknya kompor, bergeraknya kerang. Ya memang ada hubungannya sih antara orbs dan bergeraknya benda2 tersebut, tapi yang pemirsa ingin jawabannya wujud penampakannya bagaimana :D .
2. Peserta tidak komunikatif alias diam saja, jadinya penonton bosan ngeliat, monoton hanya mondar mandir. Bang rudi kurang jelas memberitahu peserta sebelum mulai, agar lebih komunikatif.
3. Tempatnya kurang angker… sampai dipindah dalam rumah, itupun juga kurang serem, ga ada fenomena audio.
4. Nilainya 6/10


Masih Dunia Lain Minggu 6 Februari


Mister Tukul Misteri di palu bersama ustads sholeh pati dan sarah wijayanto

Oke simak terus blog ini ya untuk video-video dunia lain, dua dunia mitos (ustad hakim bawazir), mister tukul misteri (ustad sholeh patih = pelukis ghoib).

 

 

Update 28 Maret 2012

Banyak email maupun komentar ingin berpartisipasi mengikuti uji nyali dunia lain di trans 7, dikarenakan blog ini bukan official atau situs resmi dunia lain, namun hanya penggemar berat tayangan2 spiritual, oleh karenanya anda tidak bisa mendaftar dengan menuliskan alamat email maupun nomor telpon di blog ini.

Anda bisa mengirimkan email ke masihdunialain@trans7.co.id

 

Category Categories: acarativi, dunia lain  |  Tag  |  Comments Leave a reply


109 Comments

(Required)
(Required, will not be published)