Hostgator VS Hawkhost

Saya ingin sharing pengalaman 2 hosting besar ini hostgator dan hawkhost, mengingat 2 hosting ini sangat populer di kalangan blogger indonesia dan sering muncul disetiap thread website dan hosting.

Kelebihan Hawkhost :
Hawkhost memang bagus untuk autoblog dibanding hostgator jika dilihat dari sisi resource limit. Hostgator dari baby plan sampai business plan selalu bermasalah pada inodes limit 250000 dan 25 running process limit. Namun hawkhost tidak terdapat informasi limitation tersebut. Jadi hawkhost cocok untuk blog2 yang membutuhkan resource cpu yang memerlukan inodes besar. Namun tidak cocok untuk kebutuhan space yang besar karena space di shared plan selalu dibatasi.

Kekurangan Hawkhost:
Meskipun tidak ada resource limit inodes, namun untuk kapasitas space kalah dengan hostgator, sehingga bagi anda yang ingin membuat autogenerate content yang membutuhkan cache file statis, hawkhost shared plan sampai reseller plan tidak sanggup untuk menampung space cache, berbeda dengan hostgator yang sanggup menampung besarnya cache tapi tidak mampu menampung banyaknya jumlah cache (karena limitasi inodes).
Kekurangan hawkhost lainnya adalah support yang lamban dan hanya via email, jadi jika ada masalah mendadak dan butuh support detik ini juga, hawkhost tidak dapat membantu.

Kelebihan Hostgator :

Space hosting unlimited, yang dimaksud unlimited disini tidak ada batasan berapa besar kapasitas jumlah file atau database anda, tetapi hostgator melimit untuk inodes. Inodes ini adalah banyaknya file statis yang diperbolehkan di hostgator untuk shared plan (baby dan business).  Jadi 1 file statis biasanya cache file berukuran 1GB itu berarti 1 buah inodes. Anda baru terbebas dari inodes jika berlanggananan VPS, tetapi space dan bandwith di batasi nah loe haha, politik juga ya.

Kelebihan hostgator yang tidak dimiliki hosting lainnya adalah quality support, supportnya THE BEST. Ya saya akui supportnya baik via email atau live chat SUPER HEBAT, SUPER KENCANG dan SUPER CEPAT. huhuahuaa saking semangatnya. Lho beneran bro, wong saya pindah ke VPS aja mereka yang ngerjakan semuanya, mulai dari mindahin database, cron job, total dah. Dan tidak diperlukan waktu lama. Kalo ada nilai, nilainya 10/10 untuk support.

Kelebihan hostgator lainnya, jika ada complain dari orang lain terhadap konten dari blog kita, admin abuse akan mengirimi surat perihal url yang bermasalah, dan minta agar di copot. Berbeda banget dengan hawkhost yang main hakim sendiri. Gara-gara 1 posting artikel rusak susu sebelanga, seluruh blog dalam account reseller plan di suspend. Minta refundpun tidak dikasih. Hawkhost Suck !

Kekurangan Hostgator :

Limitasi pada inodes sebesar 250000 seperti yang saya terangkan di atas.

Limitasi pada process running hanya 25 process per account, jika lebih dari 25 process, domain anda akan error. Tapi anda bisa menaikkan limitasi ini sampai 31 process running jika ambil VPS. Anyway, process running ini yang saya ketahui bisa disebabkan oleh hal-hal berikut:

Show »

cron job dengan frekuensi interval yang sama berjalan

loading skrip yang tidak ada endingnya

beberapa faktor lain akibat kurang sempurnanya skrip memproses eksekusi.

Kupon hostgator yang valid bisa anda gunakan adalah : hgcoupon1cent


Pencarian:

hawkhost, hawkhost vs hostgator, hostgator vs hawkhost, kekurangan hostgator, hostgator vs, kelebihan hawkhost, kelemahan hostgator, review HawkHost, hawkhost hostgator, hawkhost support

11 Comments

(Required)
(Required, will not be published)