a, aksi “Indonesia Gelap” telah berlangsung di Surabaya. Demonstrasi ini merupakan bagian dari gerakan nasional yang menyoroti berbagai kebijakan pemerintah yang dianggap tidak berpihak kepada rakyat.
Area Terdampak di Surabaya
Aksi-aksi di Surabaya terpusat di depan Gedung DPRD Jawa Timur di Jalan Indrapura. Pada 17 Februari 2025, ribuan mahasiswa dari berbagai kampus di Surabaya menggelar demonstrasi di lokasi tersebut. Aksi ini sempat memanas ketika massa membakar keranda bertuliskan “Indonesia Gelap” dan spanduk-spanduk tuntutan, yang memicu ketegangan dengan aparat keamanan.
Pada 21 Februari 2025, aksi lanjutan digelar dengan partisipasi lebih luas, melibatkan masyarakat sipil, buruh, guru, jurnalis, dan mantan aktivis 98. Mereka kembali berkumpul di depan Gedung DPRD Jawa Timur untuk menyuarakan tuntutan mereka.
Tuntutan Utama Aksi
Beberapa tuntutan utama yang disuarakan dalam aksi “Indonesia Gelap” di Surabaya meliputi:
-
Mendesak pengesahan RUU Masyarakat Adat, RUU Perampasan Aset, dan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PRT).
-
Menolak revisi UU TNI, Polri, dan Kejaksaan yang dianggap memperkuat impunitas aparat dan melemahkan pengawasan.
-
Menuntut evaluasi total program Makan Bergizi Gratis agar tepat sasaran dan tidak menjadi alat politik.
-
Menolak Instruksi Presiden No. 1 Tahun 2025 yang dianggap mengancam kepentingan rakyat di sektor pendidikan dan kesehatan.
-
Menuntut kejelasan dan evaluasi keberlanjutan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
-
Menolak Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dianggap merugikan masyarakat, termasuk proyek Surabaya Waterfront Land.
-
Menghapuskan multifungsi TNI/Polri dalam sektor sipil karena dianggap melenceng dari cita-cita Reformasi Indonesia.
Situasi Terkini
Hingga saat ini, belum ada laporan resmi mengenai aksi lanjutan di Surabaya setelah Februari 2025. Namun, mengingat isu-isu yang diangkat masih relevan dan belum sepenuhnya ditanggapi oleh pemerintah, kemungkinan aksi serupa dapat terjadi di masa mendatang.
Jika Anda berada di Surabaya, disarankan untuk tetap memantau informasi dari sumber berita terpercaya dan mengikuti arahan dari pihak berwenang terkait situasi di lapangan.